Menganalisa Chart Dengan Area Sideway
Menganalisa chart dengan area
sideway ini biasanya digunakan para trader untuk melihat sampai dimana
pergerakan suatu trend yang terjadi. Pertanyaan nya bagaimana memperkirakan
batas batas suatu trend? Ada banyak cara yang digunakan, salah satunya adalah
support dan resitance level, dengan melihat dan mengamati “high price dan low
price, atau low price dan high price” dari suatu pasangan mata uang. Saya tidak
akan membahas support dan resistance, karena sudah banyak yang membahas bahkan
lebih detail. Disini batas batas yang saya gunakan bukan support dan resistance
level, tapi yang saya bahas disini adalah “area sideway “.
Area Sideway adalah area
pergerakan harga yang terjadi pada kondisi datar, atau area dimana buyer dan
seller banyak melakukan transaksi. Area sideway ini menurut saya adalah area
paling ideal untuk bisa mengamati pergerakan harga dan kemudian mendapatkan
profit. Kenapa demikian? Karena setiap pergerakan harga diwakili oleh dua pola
yang pertama Sideway dan kedua trend.
Contoh :
Saya menggunakan chart GBPUSD,
area yang berwarna biru adalah area sideway, coba perhatikan setelah area warna
biru. Setelah harga bergerak melewati area sideway nya maka terbentuk trend,
dan kemudian setelah terbentuk trend maka terbentuk area sideway. hal ini
sangat sering terjadi disetiap pergerakan harga. Artinya “setelah sideway maka
terjadi trend, dan setelah trend maka terjadi sideway”. Dan kalau diperhatikan
lagi, trend yang terjadi ini akan menuju area sideway berikutnya atau area
sideway sebelumnya.
Contoh:
Pergerakan harga seperti ini disebut
dengan pola, dan saya rasa para trader juga sudah mengetahui tentang pola
pergerakan harga.
Balik ke chart GPBUSD, dalam
kondisi saat ini pergerakan pair GBPUSD cenderung turun, atau seller mulai
mendominasi pergerakan harga, dan kalau sesuai dengan bahasan kali ini maka
target atau tujuan dari pergerakan GBPUSD (kalau turun) adalah area sideway
yang dibawah nya. Akan tetapi kalau pergerakan nya berubah menjadi naik, maka
target atau tujuannya adalah area sideway yang berada diatasnya.
Dari sini kita sudah bisa
menyusun strategi entry dengan tetap mempertimbangkan manajemen resiko yang
akan kita hadapi.
Sekian, semoga bermanfaat..



No comments:
Post a Comment